Belanja di toko resmi kami, TikTok Shop, Shopee, dan stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Kenapa Bayi Butuh Pelembap Wajah yang Berbeda?

Kulit wajah bayi lebih tipis dan sawarnya belum matang. Kenapa pelembap dewasa tidak cocok, dan apa yang perlu ada dalam krim wajah bayi.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Bayi dengan krim wajah khusus bayi di sampingnya

Rak produk bayi dipenuhi pelembap yang terlihat serupa, dan wajar bila muncul pertanyaan apakah wajah bayi benar-benar butuh produk terpisah dari badannya, apalagi dari produk yang Mama pakai sendiri.

Jawabannya iya, dan alasannya struktural.

Kulit bayi bukan versi kecil kulit dewasa

Kulit bayi punya epidermis dan stratum corneum yang lebih tipis daripada kulit dewasa, dan sawarnya masih berkembang sepanjang masa bayi. Lapisan pelindungnya lebih tipis, sehingga apa pun yang dioleskan lebih mudah menembus.

Sawar kulit belum matang. Kemampuan menahan kelembapan dan menolak zat asing masih berkembang sepanjang tahun pertama.

Rasio permukaan terhadap berat badan jauh lebih besar. Artinya, zat yang terserap memberi dampak relatif lebih besar dibanding pada orang dewasa.

Produksi minyak alami rendah. Setelah lapisan vernix hilang, kulit bayi cenderung kering.

Dan wajah berbeda lagi dari badan

Bahkan di antara kulit bayi sendiri, wajah punya tuntutan tersendiri:

Lebih tipis lagi, terutama di sekitar mata dan pipi.

Dekat mata dan mulut. Apa pun yang dioleskan bisa berpindah ke mata, atau tertelan ketika bayi memasukkan tangan ke mulut. Karena itu produk wajah bayi perlu berformula lebih sederhana dan lebih ringan.

Terpapar lebih banyak. Angin, sinar matahari, gesekan dengan kain, air liur, dan sisa susu.

Sering basah. Air liur dan gumoh membuat area sekitar mulut dan pipi mengalami siklus basah-kering yang merusak sawar kulit, penyebab paling umum kemerahan di pipi bayi.

Kenapa produk dewasa tidak cocok

Pelembap dewasa umumnya mengandung:

  • Parfum, pemicu iritasi paling umum pada kulit bayi
  • Bahan aktif seperti retinol atau asam eksfoliasi yang tidak dirancang untuk kulit bayi
  • Kadar bahan yang diperhitungkan untuk kulit lebih tebal
  • Tekstur yang lebih berat dan menyumbat pori halus

Bukan karena produk dewasa "berbahaya" secara mutlak, tetapi karena keduanya menyelesaikan masalah yang berbeda pada kulit yang berbeda.

Yang perlu ada dalam krim wajah bayi

Bahan pemulih sawar kulit:

  • Ceramide: komponen alami sawar kulit, membantu menahan kelembapan
  • Centella asiatica: menenangkan kemerahan dan mendukung perbaikan kulit

Bahan pelembap yang lembut:

  • Shea butter, sweet almond oil, sunflower oil
  • Organic aloe vera: menenangkan kulit yang teriritasi

Dan yang tidak boleh ada:

  • Parfum sintetis kuat
  • Alkohol
  • Paraben
  • Pewarna

Cari keterangan hypoallergenic, teruji dermatologis, dan nomor BPOM yang bisa dicek.

Cara memakainya

  1. Bersihkan wajah bayi dengan air suam-suam kuku
  2. Tepuk-tepuk hingga kering, jangan digosok
  3. Tuang krim secukupnya di jari Mama dan hangatkan sebentar
  4. Oleskan lembut dengan gerakan memutar
  5. Pakai dua kali sehari, terutama setelah mandi dan saat kulit terasa kering

Perhatikan area yang paling sering terlewat: lipatan leher, belakang telinga, dan sekitar mulut.

Kapan ke dokter

Periksakan bila muncul ruam yang meluas dan tidak membaik, kulit pecah atau mengeluarkan cairan, ruam disertai demam, atau bayi tampak sangat terganggu. Kemerahan di pipi yang menetap dan bersisik bisa merupakan eksim, yang penanganannya berbeda dari kulit kering biasa.

Apa yang Berbeda dari Kulit Bayi

Lebih tipis. Lapisan luar kulit bayi jauh lebih tipis daripada kulit dewasa, sehingga bahan yang dioleskan lebih mudah menembusnya.

Sawar kulit belum matang. Kemampuan menahan air dan menolak iritan masih terbentuk sampai sekitar usia satu tahun. Akibatnya kulit bayi kehilangan kelembapan lebih cepat dan bereaksi lebih mudah.

Perbandingan luas permukaan terhadap berat badan jauh lebih besar. Ini poin yang paling sering dilewatkan: jumlah bahan yang diserap per kilogram berat badan jauh lebih tinggi pada bayi dibanding orang dewasa untuk luas olesan yang sama.

Kelenjar minyak belum aktif. Setelah beberapa minggu pertama, produksi minyak alami menurun drastis dan baru meningkat lagi menjelang pubertas.

Kenapa Krim Dewasa Tidak Cocok

Produk dewasa dirancang untuk kulit dewasa, dan banyak di antaranya mengandung bahan aktif yang memang bekerja karena kuat.

Yang sebaiknya tidak dipakai pada bayi: retinol, asam salisilat, asam glikolat, parfum kadar tinggi, alkohol denat, dan pemutih.

Yang juga perlu diperhatikan: produk dewasa umumnya diuji pada kulit dewasa. "Aman untuk saya" bukan data tentang bayi.

Yang Dicari pada Produk Bayi

  • Daftar bahan yang pendek. Semakin sedikit bahan, semakin kecil kemungkinan reaksi.
  • Tanpa parfum, atau parfum sangat minimal.
  • Bahan pelembap sederhana: gliserin, ceramide, shea butter, minyak nabati ringan.
  • Sudah diuji hipoalergenik dan tidak menyumbat pori.
  • Terdaftar BPOM, dengan nomor izin edar yang bisa dicek.

Kapan Bayi Perlu Krim Wajah

Tidak semua bayi memerlukannya. Kulit bayi yang lembap dan tidak bermasalah cukup dengan mandi singkat dan pengeringan yang lembut.

Krim wajah membantu bila kulit bayi terlihat kering dan bersisik, pipinya memerah karena udara kering atau AC, atau ada kecenderungan eksim dalam keluarga. Perlu dicatat: uji klinis terbaru belum mendukung pemakaian pelembap rutin sebagai cara mencegah eksim pada bayi berisiko tinggi. Manfaatnya adalah menjaga kelembapan dan fungsi sawar pada kulit yang memang kering.

Yang tidak memerlukan krim: bintik putih kecil di hidung dan pipi bayi baru lahir (milia), yang hilang sendiri; dan jerawat bayi pada minggu ke-2 sampai ke-6, yang juga mereda tanpa perlu diobati.

Kapan ke Dokter

Ruam yang meluas, melepuh, bernanah, atau disertai demam perlu diperiksa. Begitu pula kulit kering yang pecah sampai berdarah, atau ruam yang membuat bayi terus terbangun karena gatal.

Ringkasnya

Kulit bayi lebih tipis, menyerap lebih banyak per berat badan, dan sawar pelindungnya belum matang.

Pilih daftar bahan yang pendek dan tanpa parfum, dan jangan memakai produk dewasa sebagai jalan pintas.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bolehkah memakai lotion badan di wajah bayi?
Sebaiknya tidak sebagai kebiasaan. Lotion badan diformulasikan untuk kulit yang lebih tebal dan sering mengandung parfum atau bahan aktif dengan kadar yang tidak dirancang untuk kulit wajah bayi yang jauh lebih tipis dan dekat dengan mata serta mulut.
Sejak usia berapa bayi boleh pakai krim wajah?
Pelembap wajah berformula lembut umumnya dapat digunakan sejak lahir bila kulit wajah bayi kering. Untuk bayi baru lahir, mulailah dengan produk yang paling sederhana komposisinya dan uji dulu pada area kecil.
Kenapa wajah bayi sering bruntusan?
Bintik kecil pada wajah bayi baru lahir sering merupakan milia atau jerawat bayi, yang dipicu sisa hormon ibu dan umumnya hilang sendiri. Yang membantu adalah menjaga kulit bersih dan lembap, bukan mengoleskan produk aktif.

Sumber

  • Mama's Choice Efficacy Test 2022 (n=30)

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Produk yang disebut di artikel ini

1 juta+ terjualBaby Daily Nourishing Face Cream

Best seller·Baby Care

Baby Daily Nourishing Face Cream

Rp 86.327Rp 119.000hemat 27%

4.9 · 493 ulasan

Baby Skin Vitamin Lotion

Baby Care

Baby Skin Vitamin Lotion

Rp 68.900Rp 109.000hemat 37%

4.9 · 267 ulasan

250 ribu+ terjualBaby Rash Cream

Baby Care

Baby Rash Cream

Rp 93.900Rp 129.000hemat 27%

4.9 · 95 ulasan

Baca juga