Lewati ke konten

Beli di Shopee dan TikTok Shop resmi kami, atau di stockist di seluruh Indonesia

Mama's Choice

Cara Mencegah SIDS: Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi

SIDS adalah sindrom kematian mendadak pada bayi, tentu merupakan mimpi buruk bagi setiap orang tua. Namun jangan khawatir karena ada cara untuk mencegah nya.

Ditulis oleh Tim Mama's ChoiceArtikel ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan.Terbit Diperbarui 4 menit baca
Cara Mencegah SIDS: Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi

SIDS adalah sindrom kematian mendadak pada bayi, tentu merupakan mimpi buruk bagi setiap orang tua. Namun jangan khawatir karena ada cara untuk mencegah nya. Yuk baca terus artikel ini.

“Sudden infant death syndrome (SIDS) adalah kematian bayi yang tidak dapat dijelaskan walaupun telah melalui proses penyelidikan kasus yang menyeluruh, termasuk peninjauan riwayat klinis.”, American Academy of Pediatrics (AAP)

SIDS biasanya terjadi pada bayi berusia di bawah satu tahun ketika mereka sedang tertidur. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika melaporkan sekitar 3.500 kasus kematian bayi mendadak dan tidak terduga setiap tahunnya.

Gejala dan Penyebab SIDS

Tidak ada gejala yang pasti mengarah pada terjadinya SIDS, namun Mellisa Manrique, seorang pediatri dari Amerika menyampaikan beberapa kriteria berikut ini:

  • Tidak responsif

  • Dingin

  • Ada perubahan warna abu-abu kehitaman dan biru setelah mereka tertidur.

Sementara itu, sebuah studi yang dilakukan oleh New Zeland National Cot Death Study Group menyatakan bahwa berkeringat bisa jadi salah satu gejala yang terjadi beberapa hari atau minggu sebelum SIDS.

Penyebab SIDS belum dapat dipahami sepenuhnya, namun beberapa hal berikut adalah pemicu SIDS menurut para ahli.

  • Kerusakan pada bagian otak yang mengatur pernapasan.

  • Faktor biologis seperti bayi lahir prematur atau memiliki berat badan rendah.

  • Infeksi pernapasan.

  • Faktor genetik

  • Pengaruh lingkungan seperti paparan asap rokok, kasur yang kurang pas, dll.

Cara mencegah SIDS

Berikut adalah 7 cara yang dapat dilakukan untuk mencegah SIDS atau kasus kematian mendadak pada bayi.

1. Tidurkan bayi pada posisi telentang

Di tahun pertamanya, jangan biarkan bayi tidur tengkurap atau miring. Sebab posisi miring berpotensi membuat bayi tengkurap, dan posisi tengkurap membuatnya sulit bernafas karena wajah tertutup kasur. Selain itu jangan biarkan bayi tertidur di stroller atau car seat dalam waktu lama. Segera angkat dan posisikan bayi telentang agar ia dapat tidur dengan lebih aman.

2. Tidur sekamar dengan bayi tapi beda kasur

Idealnya Si Kecil perlu tidur satu kamar bersama Mama sampai setidaknya satu tahun. Namun jangan tidur bersama di kasur orang tua, karena tempat tidur dewasa tidak aman untuk bayi baru lahir. Bayi juga bisa mati lemas jika orang tua tidak sengaja berguling dan menimpanya.

Cara Mencegah SIDS: Sindrom Kematian Mendadak Pada Bayi

3. Kosongkan tempat tidur bayi

Gunakan tempat tidur yang kokoh namun jangan menggunakan kasur yang terlalu tebal atau empuk. Singkirkan semua mainan, boneka, guling, dan selimut ketika bayi tidur. Sebab barang-barang tersebut bisa menutupi wajah bayi dan mengganggu pernafasannya.

4. Jaga suhu tubuh bayi tetap hangat

Atur suhu ruangan dan pakaian bayi yang dapat membuatnya tetap hangat, jangan sampai ia merasa kepanasan. Untuk bayi 0-3 bulan, Mama bisa gunakan Mama’s Choice Short Sleeve Bodysuits yang terbuat dari katun lembut super nyaman.

5. Berikan ASI selama mungkin

Adalah fakta bahwa menyusui ASI dapat menurunkan risiko SIDS hingga 50%, walaupun ahli belum paham mengapa demikian. Bisa jadi karena ASI melindungi bayi dari infeksi yang memicu SIDS.

6. Tawarkan bayi menggunakan empeng

Menghisap empeng pada waktu tidur bisa mengurangi potensi sindrom kematian bayi mendadak. Namun tunggulah sampai bayi berusia 1 bulan dan telah terbiasa menyusu agar tidak bingung puting. Pastikan empeng steril dan jangan paksa jika bayi tidak mau memakai empeng.

7. Imunisasi

Menurut American Academy of Pediatrics dan CDC, bayi yang telah diimunisasi memiliki risiko SIDS 50% lebih rendah dibandingkan bayi yang tidak diimunisasi lengkap. Untuk itu, jangan sekalipun lewatkan jadwal imunisasi bayi ya, Ma.

8. Jauhkan asap rokok dari bayi

Merokok saat hamil merupakan salah satu faktor penyebab sindrom kematian bayi mendadak. Adanya perokok pasif di sekitar bayi juga meningkatkan risiko SIDS. Karena itu, lindungi bayi Mama dari asap rokok.

Itulah beberapa cara yang bisa Mama terapkan untuk mencegah SIDS. Informasi ini jangan hanya berhenti di Mama ya, tapi beri tahu juga Papa dan siapa pun yang merawat Si Kecil supaya tahu cara mencegah SIDS ketika bayi sedang tidak bersama Mama. Semoga Si Kecil sehat selalu!

Dapatkan informasi seputar kehamilan dan menyusui, serta perlengkapan bayi yang Aman, Halal, dan Natural di Mama’s Choice.

8. Jauhkan asap rokok dari bayi

Baca juga: Kapan dan Metode yang Tepat untuk Melakukan Sleep Training pada Bayi

Beberapa Hal yang Perlu Diluruskan

SIDS dan SUID bukan angka yang sama. SUID (sudden unexpected infant death) mencakup seluruh kematian bayi mendadak yang tidak terduga, termasuk kecelakaan saat tidur dan penyebab yang belum ditentukan. SIDS adalah salah satu bagian di dalamnya. Jadi angka SUID tidak bisa dipakai sebagai angka SIDS.

Berkeringat bukan gejala yang bisa memprediksi SIDS. Tidak ada tanda peringatan yang tervalidasi untuk SIDS, itulah yang membuatnya mendadak. Berkeringat saat tidur pada bayi paling sering berarti ruangannya terlalu hangat atau pakaiannya terlalu tebal, dan itu memang perlu diperbaiki, tetapi bukan sebagai "gejala SIDS".

Bayi yang tidak responsif atau membiru bukan sedang "menunjukkan gejala", itu kegawatdaruratan. Jika bayi tidak responsif atau tidak bernapas normal, segera cari pertolongan darurat dan lakukan resusitasi bila Mama atau Papa terlatih. Jangan menunggu dan mengamati.

Tidak ada langkah yang menjamin pencegahan. Langkah tidur aman membantu menurunkan risiko, dan itu sudah alasan yang kuat untuk menerapkannya, tetapi tidak ada satu tindakan yang menghilangkan risiko sepenuhnya, dan angka persentase tetap yang beredar sering tidak bisa ditelusuri sumbernya.

Yang paling didukung bukti tetap sederhana: tidurkan bayi telentang, pada permukaan rata dan kokoh, di tempat tidurnya sendiri dalam kamar yang sama dengan Mama, tanpa bantal, selimut tebal, bumper, atau boneka, dan jauhkan dari asap rokok.

Sumber:

parents.com

mayoclinic.org

webmd.com

pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Sumber

Bagikan artikel ini

Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.

Baca juga

Tanya kami