Apa Itu Breast Pad? Ini Alasan Mama Menyusui Harus
Bayangkan saat Mama sedang presentasi di kantor, tiba-tiba ada noda rembesan ASI di baju. Wah, jangan sampai terjai ya, Ma.

Bayangkan saat Mama sedang presentasi di kantor, tiba-tiba ada noda rembesan ASI di baju. Wah, jangan sampai terjai ya, Ma. Untuk mencegahnya, Mama bisa gunakan breast pad. Yuk simak artikel ini untuk tahu apa itu breast pad.
Apa Itu Breast Pad?
Breastpad adalah aksesori menyusui yang diletakkan ke dalam bra saat mulai menyusui. Fungsi utamanya adalah menyerap ASI yang bocor dari payudara agar tidak merembes hingga pakaian. Penggunaan benda ini menghindari Mama merasa tidak nyaman karena pakaian yang basah dan bernoda akibat kebocoran ASI.
Kebocoran ASI dapat terjadi pada setiap Mama yang sedang menyusui bahkan saat hamil. Kondisi ini sangat umum dan normal terjadi pada minggu-minggu sebelum dan sesudah Mama melahirkan bayi. Ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan kebocoran ASI seperti payudara penuh dan saat berhubungan seksual.
Jenis-jenis Breast pad

Breastpad sendiri memiliki beberapa jenis yang tersedia di pasaran Ma. Termasuk juga bentuk, ukuran, serta durasi penggunaan yang bisa Mama pilih.
1. Breast pad sekali pakai
Breastpad jenis ini dirancang untuk pemakaian satu kali kemudian dibuang, cocok digunakan saat Mama bepergian. Tersedia berbagai bentuk dan ketebalan yang dapat Mama pilih.
2. Reusable
Jenis yang satu ini membuat Mama lebih hemat daripada menggunakan breast pad sekali pakai. Reusable breast pad juga dianggap lebih ramah lingkungan karena Mama tidak membuang banyak breast pad setiap hari. Mama bisa memiliki beberapa pasang reusable breast pad sebagai cadangan saat yang lain sedang dibersihkan.
3. Silikon
Breastpad silikon berfungsi untuk menekan dan menahan kebocoran ASI, sehingga jenis ini tidak bisa meresap ASI yang keluar. Biasanya bantalan silikon memiliki permukaan dengan perekat agar dapat ditempelkan langsung pada payudara.
Selain untuk menahan ASI agar tidak bocor, bantalan ini dapat digunakan saat Mama menggunakan pakaian terbuka atau berenang.
4. Breast pad buatan sendiri
Bantalan pencegah ASI bocor ini bisa Mama buat sendiri dengan menggunakan bahan yang sudah ada. Misalnya menggunakan popok atau pembalut sekali pakai yang dipotong agar bentuknya sesuai.
Mama juga bisa menjahit sendiri menggunakan beberapa lapis kain katun yang lebih baik dalam menyerap kebocoran dan lembut di kulit.
5. Hidrogel
Jenis ini sebenarnya lebih bermanfaat untuk menenangkan dan menyembuhkan puting yang sakit, dibanding mencegah kebocoran ASI. Jenis satu ini dapat Mama simpan pada lemari es atau freezer sehingga memberikan kesejukan pada payudara.
Baca juga: Agar Bayi Tak Tersedak, Lakukan 6 Posisi Menyusui yang Benar
Cara Menggunakan Breast pad

Penggunaan bantalan penyerap ASI ini sebenarnya tidak sulit. Namun mungkin sedikit membingungkan bagi Mama yang baru mau menggunakan. Berikut merupakan langkah-langkah menggunakan hingga melepaskan penahan ASI rembes ini
-
Pastikan puting Mama kering sebelum menggunakan bantalan ini. Kalau ada iritasi, oleskan nipple cream terlebih dahulu. Ini penting untuk menjaga area puting bebas dari bakteri.
-
Pakai bra seperti biasa. Lalu secara perlahan sisipkan breastpad ke bagian tengah bra sehingga menutupi puting Mama.
-
Sesuaikan kembali bra dan atur agar bantalan tidak terlihat dari luar sesuai dengan model baju yang Mama gunakan. Mama bisa menggunakannya pada maternity bra atau bra biasa.
-
Langsung ganti bantalan ketika sudah basah terkena rembesan ASI. Sebab kelembaban di payudara dapat membuat iritasi kulit bahkan infeksi.
-
Kalau Mama kesulitan mengganti bantalan karena menempel di kulit, jangan dipaksakan. Cukup basahi dengan air hangat untuk mencegah kulit jadi mengelupas dan terluka.
Baca juga: Sayur Kol Dingin untuk Meredakan Payudara Bengkak dan Mastitis
Cegah ASI Rembes dengan Washable Breast Pad
ASI rembes memang bisa muncul di waktu yang tidak diinginkan. Selain memakai breast pad, ada dua hal yang membantu dari sisi yang berbeda.
Cegah ASI Rembes dengan Rutin Memompa
Rembes paling sering terjadi saat payudara terlalu penuh. Memerah atau memompa secara teratur, terutama sebelum keluar rumah atau menjelang jeda menyusui yang panjang, mengurangi tekanan itu sejak awal.
Mama’s Choice Electric Breast Pump bekerja tanpa suara keras dan bisa dipakai satu tangan, jadi Mama tetap bisa mengerjakan hal lain. Tersedia juga versi wearable yang dipakai langsung di dalam bra, dan pompa manual untuk kebutuhan sesekali.
Cegah Puting Lecet dan Iritasi
Breast pad yang lembap dan jarang diganti justru bisa membuat kulit puting lembap terus-menerus, dan itu memudahkan lecet. Ganti pad begitu terasa basah, dan rawat kulitnya.
Mama’s Choice Intensive Nipple Cream membantu merawat puting yang kering, lecet, atau pecah-pecah. Formulanya food grade dan aman jika tertelan bayi, jadi tidak perlu dibersihkan dulu sebelum menyusui.
Kalau nyerinya menetap, tajam, atau disertai puting yang retak dan berdarah, itu biasanya soal pelekatan, periksakan ke konselor laktasi atau bidan, jangan ditahan.
Artikel terkait: Cara Memilih Washable BreastPad yang Bagus & Bisa Awet Dicuci
Sumber:
verywellfamily.com
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.



