5 ciri kulit dehidrasi, dan bagaimana mengatasinya
Kenali ciri kulit dehidrasi Mama, tidak sama dengan kulit kering. Salah penanganan, bisa-bisa kulit Mama keadaannya makin memburuk.

Suatu hari saya sempat membahas tentang ciri-ciri kulit dehidrasi dengan seorang sahabat. Kami beranggapan kulit yang dehidrasi itu sama dengan kulit kering.
Ternyata kulit dehidrasi adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh kurangnya kadar air pada kulit dan sifatnya hanya sementara.
Menurut dermatologistDr Alex Haus, seseorang tidak harus memiliki kulit kering untuk mengalami kulit dehidrasi. Masalah kulit dehidrasi bahkan bisa dialami mereka yang memiliki kulit berminyak atau kombinasi.
Sementara itu, kulit kering merupakan jenis kulit bawaan akibat kurangnya produksi minyak (sebum) alami. Kondisinya bisa dipengaruhi genetik, perubahan hormon, usia, sampai faktor lingkungan seperti cuaca dan AC, jadi jenis kulit kering bisa berubah tingkat keparahannya sepanjang hidup, meski dasarnya bawaan.
Jangan salah penanganan!
Dan benar saja. Sahabat saya itu sempat salah mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan kulitnya, berujung jadi makin iritasi, deh. Padahal kulitnya mengalami dehidrasi, tapi ia sangka termasuk kulit kering. Jadilah dirinya mengalami peradangan kulit yang luar biasa, terasa tertarik dan rasanya gatal.
Nara mengira ini hal yang wajar dan kulitnya dibiarkan begitu saja, sampai akhirnya sahabat saya ini menyadari bahwa wajahnya lama kelamaan menjadi kusam, tidak bercahaya seperti biasanya. Sampai dirinya mencoba skincare khusus kulit kering dari berbagai brand. Tapi ternyata ini membuat keadaanya semakin memburuk.

Beruntung untuk Nara, keadaan tersebut tidak berlangsung lama, dan menemukan produk yang tepat untuk dirinya. Berhubung Nara sedang menyusui, sudah pasti dia mencari solusi yang nggak membahayakan produksi ASI-nya.
Baca juga: Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya, Cinta Mama Tetap Sama
Nara sempat mendengar informasi dari seorang teman kami, Puti, yang juga merupakan reseller Mama’s Choice. Puti menjelaskan salah satu produk andalan Mama’s Choice yang belum lama ini diluncurkan, yaitu Mama’s Choice Daily Face Moisturizer .
Nara yakin spesifikasi Mama’s Choice Daily Face Moisturizer Aman, Halal dan Natural untuk dia gunakan dalam jangka waktu yang lama. Satu hal yang Nara incar dalam produk ini, jelas sesuai dengan objektif Nara, kulit dia dehidrasi maka butuh bantuan dari kandungan tertentu agar kadar air dalam kulitnya bertahan di dalam. Adalah Hyaluronic Acid, yaitu kandungan pelembap yang aman untuk ibu hamil dan menyusui, berfungsi mengunci kadar air dalam kulit.

Mama’s Choice Daily Face Moisturizer, tak hanya melembapkan, tapi melindungi wajah dari paparan sinar matahari
Nara makin senang karena Mama’s Choice Daily Face Moisturizer,mengakomodir kebutuhan dirinya yang aktif berkegiatan di luar ruangan, mengandung mineral sunscreen sebagai pelindung wajah Mama dari paparan sinar UVA dan UVB dengan SPF PA++.
Selain HyaluronicAcidyang mengunci kelembapan kuli dari dalam dan mineral sunscreenMama’s Choice Daily Face Moisturizerjuga mengandung bahan-bahan aman di bawah ini:
-
Memiliki kandungan yang dari bahan-bahan alami seperti ekstrak beras yang dapat mencerahkan wajah.
-
Tidak mengandung aroma, dan alkohol.
-
Telah uji klinis dermatologis tidak menimbulkan alergi.
-
Memiliki sertifikat Halal dan terdaftar BPOM
Photo Credit Mama @Indirahapsari
Ciri kulit dehidrasi
Kini Nara sudah lega, Ma, karena menemukan moisturizer yang bisa dia diandalkan. Sementara itu, kalau Mama masih ragu “apa benar kulit saya dehidrasi?”. Ada baiknya Mama mengetahui apa, sih, ciri kulit dehidrasi?
1. Kulit terasa kencang seperti tertarik
Umumnya ciri-ciri kulit dehidrasi akan terasa lebih kencang seperti tertarik. Hal ini terjadi karena kulit kehilangan kadar air sehingga kulit menjadi lebih kaku bahkan saat sedang tersenyum. Rutin minum air putih dan makan-makanan yang mengandung air yang tinggi bisa mengurangi risiko kulit dehidrasi lebih parah, Ma.
2. Wajah kurang bercahaya/kusam
Kulit wajah yang tampak kusam juga menjadi ciri-ciri kulit dehidrasi yang paling sering terjadi. Kulit yang terhidrasi dengan baik tampak berkilau. Saat dehidrasi, kulit Mama tampak lebih kusam dan tidak berkilau. Hal ini terjadi karena saat mengalami dehidrasi, kulit kehilangan kemampuannya untuk melepaskan sel-sel kulit mati. Sel kulit mati yang menumpuk inilah yang menyebabkan kulit Mama menjadi kurang bercahaya
3. Makeup sering crack
Ciri-ciri kulit dehidrasi juga dapat Mama kenali saat sedang menggunakan makeup. Saat mengalami dehidrasi, kulit akan berusaha menyerap seluruh kandungan air dari makeupMama untuk menghidrasi dirinya secara mandiri. Kondisi ini sering kali menyebabkan makeup jadi tampak pecah tau crack terutama di bagian smile line.
4. Kulit terasa kasar
Kondisi kulit yang terasa kasar saat disentuh atau bahkan mengelupas adalah ciri-ciri kulit dehidrasi yang paling mudah dikenali. Biasanya bagian kulit yang terasa kasar terdapat di area kening dan juga pipi. Cobacheck lagi, jangan-jangan Mama juga mengalami ini.
5. Sensitif dan gatal
Satu lagi ciri-ciri kulit dehidrasi yang bisa Mama rasakan yaitu masalah pada sensitivitas kulit yang meningkat. MenurutThe International Dermal Institute,”Dehidrasi adalah prekusor( stimulus kimia pada sistem metabolisme ) bagi kulit yang peka’. Kulit yang dehidrasi tidak memiliki kelembapan maksimal, sehingga tidak memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya dari masalah eksternal. Akibatnya, iritasi dengan gejala kemerahan dan gatal akan sering Mama alami saat berhadapan dengan polusi maupun bakteri.
Kalau kulit Mama menunjukkan ciri-ciri kulit dehidrasi seperti di atas, Mama harus mulai memperbanyak konsumsi air putih, sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak air nih. Kami menyarankan untuk Mama lebih selektif dalam memilih penggunaan produk makeupmaupun skincare. Pastikan produk skincare yang Mama pilih tidak mengandung bahan berbahaya seperti paraben atau alkohol. Apalagi kalau Mama sedang mengandung atau menyusui. Harus lebih ekstra hati-hati ya, Ma.
Bagikan artikel ini
Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti diagnosis atau nasihat medis. Konsultasikan kondisi Mama dengan bidan atau dokter.