Search

Bayi Kagetan? Ini Macam Macam Refleks pada Bayi Baru Lahir

Mama pernah memperhatikan refleks pada bayi baru lahir? Ada macam-macam refleks bayi baru lahir yang menggemaskan atau bahkan membuat Mama khawatir saat melihatnya. Misalnya refleks saat bayi kagetan, memasukkan jari ke dalam mulutnya, hingga menutup mata saat terkena terang.

Refleks Pada Bayi

Pada minggu pertama kehidupan, biasanya Si Kecil akan melakukan berbagai gerakan yang dilakukan secara refleks atau tidak disengaja oleh bayi. Gerakan refleks yang dilakukan oleh bayi merupakan tanggapan terhadap tindakan atau situasi tertentu. 

Refleks pada bayi yang baru lahir merupakan hal yang normal. Bahkan tes yang dilakukan untuk melihat refleks pada bayi berfungsi untuk menentukan apakah otak dan sistem saraf Si Kecil bekerja dengan baik. 

Perlu Mama tahu, ada beberapa jenis refleks pada bayi. Beberapa refleks dapat terjadi dalam kurun waktu tertentu sejak kelahiran. Bisa terjadi selama beberapa minggu, bahkan terjadi selama berbulan-bulan. Berikut merupakan macam-macam refleks bayi baru lahir yang terjadi secara normal.

1. Rooting reflex

Refleks ini dapat Mama lihat pada saat sudut mulut bayi dibelai atau disentuh. Secara otomatis bayi akan memutar kepalanya serta membuka mulut untuk mengikuti arah sentuhan tersebut. Refleks ini membantu bayi dalam menemukan puting payudara Mama atau botol untuk menyusui. 

Jika berhasil, bayi akan melakukan refleks menghisap untuk mendapatkan ASI. Biasanya refleks rooting terjadi selama 4 bulan sejak kelahiran Si Kecil. 

2. Sucking reflex atau refleks menghisap

Setelah melakukan refleks rooting, selanjutnya Mama akan melihat refleks menghisap pada bayi. Kondisi ini terjadi saat langit-langit mulut bayi tersentuh puting yang menimbulkan gerakan mengisap. Refleks ini sebenarnya tidak hanya muncul pada saat bayi baru lahir, tetapi bisa dilakukan oleh Si Kecil sejak dalam kandungan. 

Pada bayi yang baru lahir, koordinasi gerakan menghisap yang berirama antara pernapasan dan menelan merupakan hal yang sulit dilakukan oleh Si Kecil. Sehingga diperlukan latihan sehingga refleks menghisap menjadi keterampilan yang dilakukan di atas minggu ke 36. 

Durasi ini memang berbeda-beda pada bayi, terutama pada bayi prematur yang memiliki kemampuan mengisap lebih lemah dibandingkan lainnya. 

3. Refleks moro

Selanjutnya ada refleks moro, atau refleks kaget. Refleks ini dapat terjadi pada saat bayi dikejutkan oleh suara yang keras atau gerakan yang terjadi secara tiba-tiba. 

Biasanya tubuh bayi akan memberikan respon dengan menggerakkan kepalanya ke belakang, merentangkan kaki dan tangannya, lalu menarik kembali tangan serta kakinya secara cepat. 

Pada saat bayi kaget, tidak jarang mereka menangis dengan keras. Bahkan tangisannya sendiri bisa menjadi pemicu refleks ini. Refleks moro dapat muncul dengan tingkatan yang berbeda pada tiap anak serta berlangsung hingga usia 2 bulan. 

4. Tonic neck reflex

Refleks ini terjadi saat kepala bayi dimiringkan ke satu sisi dengan lengan pada sisi yang sama terentang. Sedangkan lengan pada sisi lainnya akan menekuk, mirip seperti posisi anggar. Reflek ini dapat berlangsung pada bayi berusia 5-7 bulan. 

5. Refleks menggenggam

Pada saat Mama menyentuh telapak tangan bayi yang baru lahir, bayi akan refleks menutup jari-jarinya dan membentuk genggaman. Lucu ya! Hal ini ternyata tidak hanya terjadi pada telapak tangan, tetapi juga pada telapak kaki Si Kecil. Reflek menggenggam dapat terjadi hingga bayi berusia 9-12 bulan.

6. Refleks melangkah

Biasanya refleks ini akan membantu bayi baru lahir untuk merangkak ke payudara saat dibaringkan di atas perut Mama tepat setelah melahirkan. Refleks melangkah akan menghilang setelah 2 bulan, dan muncul kembali menjelang 1 tahun sebagai persiapan Si Kecil belajar berjalan. 

Baca juga: Kolik Pada Bayi? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Menenangkan Bayi Kagetan dengan Minyak Telon

Meski refleks di atas menunjukkan bahwa bayi Mama sehat, terkadang ‘insting primitif’ ini membuat bayi jadi mudah kagetan, terutama saat sedang tenang-tenangnya tidur.

Tapi Mama tidak perlu khawatir saat Si Kecil mengalami refleks moro atau kaget. Saat Si Kecil menangis, Mama dapat mengatasinya dengan menggendong dan menimang Si Kecil hingga menjadi tenang. Atau Mama dapat mencegahnya dengan cara membedong bayi.

Selain itu, Mama juga dapat memberikan minyak telon pada perut Si Kecil agar ia lebih tenang. Mama bisa membalurkan Mama’s Choice Baby Calming Tummy Oil pada perut Si Kecil untuk membuatnya merasa nyaman dan dapat tidur dengan nyenyak.

minyak bayi
Mama’s Choice Baby Calming Tummy Oil Rp 79.000 (Hemat 34%)

Diperkaya dengan Nutmeg Oil, Lavender Oil dan Chamomile Oil, Mama’s Choice Baby Calming Tummy Oil dapat membantu mengurangi gejala kolik, meredakan gangguan pencernaan dan perut kembung, membuat bayi tidur lebih tenang, serta tentunya aman untuk kulit sensitif bayi tanpa bahan toksin.

Jadi Mama tidak perlu khawatir lagi jika Si Kecil mengalami berbagai refleks yang sudah disebutkan di atas. Karena Mama bisa menggunakan minyak telon yang aman, halal, dan natural dari Mama’s Choice.

Itulah macam-macam reflek bayi baru lahir. Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Ma!

Klik banner di bawah untuk cek dan belanja produk berkualitas dengan harga spesial!

Mama's Choice

Artikel terkait: Cara Mengatasi Kolik Pada Bayi: Tips Lengkap

 

Sumber:

stanfordchildrens.org

healthychildren.org

Annisa Nur Fitriani

Seorang perempuan yang menyukai beragam proses belajar, mulai dari mendengar, mengamati, dan menulis. Baginya, semua tempat adalah sekolah, dan semua Mama adalah guru yang berharga.

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now