Search

Persiapan Menyambut Ramadan, Pastikan Mama Melakukan 8 Hal Ini

Persiapan menyambut Ramadan tahun ini sejujurnya saya pribadi agak sedih, Ma. Teringat kondisi sekarang, ketika kita semua masih harus berhadapan dengan situasi yang tak menentu, di era pandemi COVID-19. 

Di sisi lain, harus tetap bersyukur, karena masih dikasih kesempatan bertemu bulan terbaik di antara 11 bulan lainnya. Bulan di mana kita bisa memaksimalkan meluruhkan dosa, bulan di mana segala perbuatan baik, seminim apapun, akan diganjar berkali lipat. 

Yuk, ah, kita fokus aja sama hal-hal positif dan persiapan menyambut Ramadan. 

1. Tinjau pola tidur

Ayooo, siapa di antara Mama yang akhir-akhir ini suka begadang? Yuk, pelan-pelan mulai diperbaiki. Nggak bagus untuk metabolisme tubuh. Terlebih untuk Mama yang sedang hamil atau menyusui. 

Dikatakan dalam sleepfoundation.org, porsi tidur orang dewasa (26-64 tahun), 7-9 jam. Kok masih lumayan panjang, ya, durasinya? Jadi gini, Ma, tidur itu sebetulnya masih masuk ke periode aktif untuk tubuh, yaitu untuk pemulihan sel-sel, dan meningkatkan vitalitas kita. 

Kebayang, kan, kalau masih begadang, lalu dini hari harus bangun untuk sahur, hmmm, dipastikan setelah itu badan akan lemas seharian. 

2. Konsultasi ke dokter

Khusus Mama yang sedang mengandung dan menyusui, jika punya niat kuat menjalankan puasa, barengi dengan konsultasi ke obgyn dan dokter masing-masing, ya. Dokter akan menganalisa dulu sistem metabolisme dan riwayat kesehatan Mama. Mengingat kondisi sekarang, masih dianjurkan jaga jarak, manfaatkan konsultasi online, atau bisa juga menghubungi teman dan saudara yang kebetulan berprofesi dokter.

3. Bijak dengan porsi makan dan camilan

Kurang lebih selama 12 jam perut kita akan kosong selama puasa, jadi alangkah bijaknya dari sekarang Mama mengendalikan porsi makan dan ngemil, hihihi. Supaya sistem pencernaan lebih mudah menyesuaikan, ketika nanti datang waktunya berpuasa.

4. Daftar menu sahur praktis

Cari inspirasi dari Google, seputar olahan menu praktis yang bisa Mama masak untuk sahur. Mengingat waktu sahur mepet dengan terbitnya matahari, cara ini akan memudahkan proses memasak. 

Lebih ideal lagi, kalau Mama membuat daftar masak setiap hari. Mulai dari sahur, dan hingga berbuka. 

5. Stok bahan makanan yang mudah diolah

Sederhanakan sesuatu yang bisa meminimalkan kadar stres kita, Mama. Misalnya pilih sumber-sumber protein yang cepat matang (khususnya untuk sahur), bisa telur ayam, dada ayam yang dipotong tipis, frozen food yang tinggal digoreng, dan ikan ukuran kecil/sedang yang sudah dibumbui semalam sebelumnya. Untuk sumber serat sayuran, cukup direbus setengah matang saja. Toh, kan lebih sehat juga. Kandungan vitaminnya tidak banyak menguap, karena proses memasak yang terlalu lama. 

6. Stok vitamin dan buah

Disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing aggota keluarga. Ada yang sumber pendukung vitamin memanfaatkan madu, atau rempah-rempahan. Ada juga yang mengonsumsi vitamin jenis kapsul, atau tablet. Jika ragu menentukan vitamin apa, lebih baik konsultasi dulu ke dokter, ya, Mama.

Usahakan sedia buah yang mengandung kadar air tinggi, seperti semangka, jeruk, pir, blewah, stroberi, belimbing, tomat dan lain-lain. Untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik selama puasa.

7. Kesehatan gigi dan mulut 

Keluhan yang sering terjadi ketika seseorang puasa adalah aroma mulut yang kurang sedap. Salah satu penyebabnya karena tidak disiplin menggosok gigi dua kali sehari. Coba deh, teratur menggosok gigi setelah sahur dan malam sebelum tidur. Lengkapi dengan mouthwash yang punya sensasi segar di mulut. 

Untuk Mama yang hamil dan menyusui, perhatikan kandungan pasta gigi an mouthwash yang digunakan, harus aman untuk ibu hamil dan menyusui. 

buy now button

Untuk pasta gigi, pastikan:

  • Tidak mengandung SLS (bahan kimia penghasil busa), yang berpotensi membuat gigi dan mulut iritasi. 
  • Tidak mengandung fluoride. 
  • Memiliki aroma dan formula bebas rasa mual 
  • Tidak mengandung pewarna buatan dan memiliki zat-zat alami. Di antaranya ekstrak mint, yang dapat menjaga napas tetap segar. Dan klorofil, cegah pertumbuhan bakter di dalam mulut. 

buy now button

Untuk mouthwash:

  • Tidak mengandung alkohol, untuk mengaja keseimbangan bakter alami dalam mulut. 
  • Tanpa SLS.
  • Tidak mengandung Triclosan 
  • Memiliki kandungan mint, klorofil, dan allantoin untuk menjaga kesehatan gusi dan kesegaran napas secara alami.

Kriteria pasta gigi dan mouthwash seperti yang disebutkan di atas, ada di produk Mama’s Choice Oral Care, terbukti Halal, Aman dan Natural. 

Baca juga: Tips Senyum Sehat dan Alami di Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Sedunia

8. Afirmasi positif

Menurut Walter E. Jacobson, M.D, seorang psikiater dalam psychologytoday.com mengatakan, afirmasi merupakan pengingat sederhana, yang dapat menciptakan perubahan pada individu. Berfungsi juga untuk memusatkan perhatian pada tujuan tertentu, mengubah diri kita ke arah yang positif dan berkelanjutan.

Praktiknya, setelah bangun tidur Mama bicara dengan diri sendiri di cermin, “hari ini aku akan menjalankan puasa dengan hati yang bahagia,” “semua akan baik-baik saja” atau yang sedang mengandung, ajak bayi berdialog “be good, ya, sayang hari ini, Mama harus mengerjakan beberapa hal”, Mama yang menyusui bisa seperti ini, “hari ini berusaha nggak mau stres, supaya ASI-ku lancar.”

Poinnya masukkan sugesti-sugesti baik ke dalam otak kita, karena sesungguhnya ucapan itu, adalah doa, setuju Mama?

anita

Biasa dipanggil Thatha, senang menulis sejak SMP. Ibu dari satu orang anak laki-laki. Pencinta travelling, kopi, fotografi, dan tanaman hias. "Put your own oxygen mask on first so you have enough air to breathe and energy for yourself before you can assist and give to others.” –NN , adalah prinsip hidupnya menjalani peran sebagai ibu, istri, penulis dan pribadi seutuhnya.

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now