Search

9 Hal yang Wajib Disiapkan Saat Pertama Kali ke Dokter Kandungan

Dua garis tanda positif, rasanya bahagia luar biasa! Namun, saat melakukan pemeriksaan kehamilan pertama kali, seringkali para calon Mama menjadi bingung, apa saja yang perlu dipersiapkan agar sesi konsultasi dengan dokter tidak berlalu begitu saja?

Nah, Mama’s Choice akan membantu Mama untuk menyusun checklist persiapan pemeriksaan kehamilan pertama kali. Tentunya, hal ini juga dapat membantu calon Mama dan calon Papa membangun komunikasi yang baik dengan dokter kandungan. Duh, jadi makin nggak sabar, ya!

Kapan ibu hamil wajib memeriksakan diri ke dokter kandungan?

kapan sebaiknya ibu hamil usg pertama kali

Perempuan yang baru saja positif hamil, disarankan untuk memeriksakan diri sedini mungkin setidaknya dua minggu setelah telat haid. Hal ini akan mempermudah dokter untuk mendeteksi keberadaan janin di dalam rahim saat USG pertama kali di awal kehamilan.

Jangan lupa, bawa hasil pemeriksaan urine atau test pack ke dokter kandungan.

Apa tujuan pemeriksaan kehamilan saat hamil muda?

pemeriksaan kehamilan lengkap

Tentu saja, untuk memastikan bahwa kondisi kesehatan Mama dan janin sama-sama sehat dan kuat selama 9 bulan ke depan. Di antaranya diukur dengan:

  • Penentuan tanggal due date atau Hari Perkiraan Lahir (HPL)
  • Pemeriksaan riwayat kesehatan calon Mama dan calon Papa
  • Mengetahui sejarah medis anggota keluarga yang sifatnya genetik
  • Menentukan apakah Mama memiliki faktor risiko kehamilan berdasarkan usia, kesehatan, atau riwayat kesehatan pribadi dan keluarga

9 hal penting untuk pemeriksaan kehamilan pertama kali

hal yang harus ditanyakan saat ke dokter kandungan pertama kali

1. Periksa tanggal HPHT

HPHT adalah singkatan dari hari pertama haid terakhir. Dengan mengetahui hal ini, dokter akan terbantu untuk mengukur usia kehamilan. Itulah sebabnya setelah menikah, penting bagi perempuan untuk selalu mencatat kalender masa suburnya.

Jika Mama lupa mencatat, jangan khawatir. Mama bisa memberikan perkiraan tanggalnya saja, kok. Pastikan Mama mengingat awal gejala kehamilan mulai terdeteksi di tubuh Mama seperti mual, pusing, mudah lelah, dan hal lainnya seperti yang tertulis dalam artikel tanda-tanda kehamilan berikut ini.

2. Siapkan diri untuk USG

Umumnya, dokter kandungan akan melakukan ultrasonografi (USG) untuk memastikan Mama hamil atau tidak. USG akan membantu dokter melihat kondisi rahim Mama serta keberadaan embrio yang ada di dalamnya.

Terdapat dua jenis USG, yaitu transabdominal atau melalui dinding perut, dan juga transvaginal atau melalui vagina. Umumnya, para ibu hamil lebih memilih USG transabdominal karena lebih nyaman dan praktis.

Sebelum USG, pastikan Mama tidak sedang dalam keadaan lapar dan tidak menahan buang air kecil agar kondisi rahim lebih jelas terlihat, ya.

3. Gunakan busana yang praktis

Karena dokter akan memeriksa perut Mama, khususnya saat USG, maka pastikan Mama menggunakan busana yang praktis dan nyaman. Dress atau terusan bisa menjadi pilihan.

4. Siapkan diri untuk tes darah

Tes darah dilakukan untuk memeriksa jumlah hormon kehamilan yaitu human choroid gonadotrophin (hCG) dalam darah Mama. Semakin besar jumlahnya, semakin besar juga usia kandungannya.

Selain itu, stabilitas hormon, kadar gula darah, kadar kesehatan sel darah (hemoglobin, leukosit, trombosit dan hematokrit) dan deteksi virus juga diperhatikan untuk memastikan kehamilan Mama normal dan sehat.

5. Cek ukuran rahim dan panggul

Dilansir dari WebMD, pemeriksaan rahim dan panggul ditujukan untuk memastikan sel-sel serviks di dalamnya sehat. Pap smear juga bisa sekaligus dilakukan, untuk memastikan Mama tidak berisiko terkena kanker serviks atau penyakit menural seksual tertentu.

6. Catat riwayat kesehatan diri dan pasangan

Dilansir dari What To Expect, Mama juga perlu mempersiapkan riwayat medis atau kesehatan. Misalnya, adanya indikasi alergi, imunisasi dan vaksinasi, memiliki riwayat penyakit, dan lain-lain. Sampaikan semuanya ke dokter untuk menjadi bahan pertimbangan dokter jika ingin memberikan resep obat atau vitamin tertentu.

7. Ajukan pertanyaan detail

Banyak Mama yang lupa apa saja yang harus ditanyakan saat pertama kali ke dokter kandungan. Akhirnya, kontrol pertama jadi berlalu begitu saja. Untuk itu, sebaiknya Mama mencatat apa saja pertanyaan yang ingin diajukan agar Mama merasa aman dan tenang sebelum waktu kontrol selanjutnya tiba. Cek contoh daftar pertanyaan untuk dokter kandungan di sini.

8. Bawa produk perawatan dan obat-obatan yang ingin Mama konsultasikan

Tentu Mama memahami bahwa tidak semua produk yang umum dijual dapat digunakan selama kehamilan hingga menyusui. Ibu hamil wajib memilih bahan-bahan yang aman serta tidak mengandung zat kimia yang berbahaya untuk janin dan kesehatan.

Untuk menjawab keraguan Mama, “Apakah produk atau komposisi ini berpengaruh untuk kehamilan saya?”, Mama juga bisa membawa produk tersebut dan mengkonsultasikannya ke dokter. Dokter tentu akan merekomendasikan produk-produk yang aman untuk digunakan selama kehamilan, seperti seri produk perawatan dari Mama’s Choice.

Special Bundling Toothpaste + Stretch Mark Cream | Rp. 129,000,- | Diskon 27% dari harga normal Rp. 178,000,-

Dapatkan produk Mama’s Choice sekarang juga di e-commerce kesayangan Mama. Tersedia di Shopee, Lazada, Tokopedia, JD.ID dan Blibli.com. Mau promo lebih banyak? Daftar ke Mama’s Choice VIP Club sekarang juga dan nikmati pengalaman tak terlupakan yang menyenangkan sebagai seorang Mama! Klik di sini untuk mendaftar.

SHARE THIS POST

Tya

Gemar menulis dan bercerita. Membagikan kisah, pengalaman dan inspirasi melalui kata-kata. Perempuan yang terlihat melodrama, tapi suka tertawa. Sedang bersiap-siap menanti kehadiran si kecil dalam hidupnya. Agar semakin menyenangkan, berceritalah ia. Di sini.

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Featured Article
Card image
Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi
Learn more
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi & Cara Mengatasi Agar...
Learn more
Card image
Tips Lengkap Pumping ASI: Kenali Manfaat dan Risikonya
Learn more

Your Cart (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Your cart is empty.

Shop now