Search

Nesting Saat Hamil Trimester 3 adalah Tanda Mau Melahirkan?

Kehamilan sudah memasuki trimester ketiga dan sedang rajin bersih-bersih kamar? Bisa jadi Mama sedang mengalami nesting. Apa itu nesting? Apakah nesting adalah tanda mau melahirkan? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Apa Itu Nesting?

Layaknya induk burung yang menyiapkan sarang untuk anaknya, ibu hamil juga memiliki insting ini. Nesting adalah keinginan untuk membersihkan dan menata rumah untuk persiapan kelahiran bayi. Biasanya nesting terjadi di trimester ketiga, sekitar minggu ke-38 atau 39. Psst.. Nesting juga bisa dialami oleh Papa lho.

“Fase nesting bisa terjadi kapan saja, tapi bagi sebagian wanita itu adalah tanda bahwa persalinan sudah dekat.” – Mayo Clinic

Menurut sebuah studi, fase nesting memuncak pada trimester ketiga. Hormon estrogen diduga menjadi faktor yang menyebabkan ibu hamil menjadi rajin bersih-bersih kamar. Hormon estrogen mampu meningkatkan semangat Mama untuk beraktifitas fisik, salah satunya dengan membereskan rumah.

nesting adalah

Walaupun nesting biasanya terjadi di trimester ketiga kehamilan, namun Mama juga bisa merasakannya setelah melahirkan, atau tidak sama sekali. Jangan cemas kalau Mama tidak merasakan nesting, semua itu wajar kok Ma.

Ciri-ciri Nesting Jelang Persalinan

Walaupun Mama sudah terbiasa rapih, namun fase nesting bisa berbeda dari sekedar ‘bersih-bersih’ biasa. Ini beberapa hal yang biasanya Mama rasakan (dan lakukan) selama mengalami nesting jelang melahirkan.

1. Semuanya harus bersih

nesting adalah

Mama merasa bahwa semuanya sudut harus bersih. Bukan sekedar mencuci seperti biasa, kali ini Mama akan menggosokan tangan di ujung gelas untuk memastikan gelas sudah benar-benar bersih.

Cuci piring sudah, menyapu dan ngepel sudah, merapihkan lemari sudah. Selanjutnya Mama merasa harus membersihkan kamar mandi, kasur, menyusun baju anak, masih banyak lagi dan Mama tidak bisa berhenti.

2. Menyetok perlengkapan bayi

nesting adalah

Selain bebersih, Mama pun akan sangat bersemangat untuk menyetok perlengkapan yang diperlukan bayi. Jika Mama terbangun tengah malam lalu sibuk mengisi keranjang belanja online dengan baju bayi, produk perawatan, dan perlengkapannya – dari yang penting sampai yang paling remeh – ini pertanda bahwa Mama mengalami nesting!

3. Menyusun barang

nesting adalah

Mama tidak cukup puas dengan pakaian-pakaian bayi yang sudah bersih dan terlipat rapih. Semuanya harus dikelompokkan dan disusun berdasarkan warna dan ukuran. Tidak hanya pakaian bayi, pakaian Mama dan Papa juga perlu disusun.

4. Declutter

Selagi beberes, Mama jadi lebih teliti memikirkan apakah beberapa barang masih diperlukan atau tidak. Lalu Mama akan mengumpulkan mana barang untuk dijual, disumbangkan, atau dibuang.

5. Merasa perlu beberapa barang baru

Tidak seperti biasanya, Mama jadi punya pikiran membeli barang-barang baru seperti baju menyusui untuk pergi arisan, sprei baru, atau baju seragam untuk Mama Papa dan Si Kecil supaya lucu saat difoto. Dan Mama merasa belum puas kalau belum mendapatkan itu.

6. Merencanakan persalinan

Tidak hanya berhubungan dengan bersih-bersih rumah. Nesting juga bisa hadir dalam bentuk perencanaan detil akan sesuatu. Misalnya Mama jadi mengecek ulang persiapan persalinan lebih rinci, jam berapa berangkat ke rumah sakit, naik apa, dll.

Tips Nesting Aman

Mama sudah merasakan tanda-tanda di atas? Tidak apa-apa, Mama boleh saja beberes sepuasnya, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan nih.

1. Jangan sampai kelelahan

Kegiatan bersih-bersih dapat membebani fisik Mama. Batasi diri supaya Mama jangan sampai terlalu lelah. Mama bisa pasang alarm atau tentukan waktu untuk berhenti berkegiatan dan beristirahat.

2. Hindari mengangkat barang terlalu berat

Mama mungkin bersemangat untuk memindahkan barang ke suatu titik supaya lebih rapih. Tapi jangan sampai Mama mengangkat beban yang berat karena bisa berpotensi cedera.

3. Perhatikan keselamatan diri

Hati-hati dengan lantai yang licin, membersihkan area sampah, serta hindari memanjat untuk membersihkan atau mengambil sesuatu. Tentu Mama tidak ingin terpeleset atau terjatuh saat bersih-bersih kan.

4. Hindari stres

Tenangkan pikiran, tidak semuanya harus selesai dan terencana hari ini juga. Mama masih bisa melanjutkan bersih-bersih esok hari, atau minta bantuan orang lain. Dan jika ada sesuatu yang berada di luar kontrol Mama, tenangkan diri agar jangan sampai stres!

5. Manfaatkan teknologi

Supaya lebih mudah dan hemat tenaga, Mama bisa lho memanfaatkan teknologi seperti menggunakan pembersih elektronik, atau memesan jasa pembersih rumah via aplikasi. Mama juga bisa belanja berbagai kebutuhan di toko online sehinga tidak perlu beranjak dari rumah.

Selain itu, waspadai penyebaran virus dan bakteri dari paket online shop yang Mama terima dengan selalu membersihkannya terlebih dahulu.

6. Gunakan pembersih yang aman

Ini adalah poin penting. Saat hamil dan mencuci peralatan bayi yang baru dibeli, Mama tetap perlu menghindari paparan bahan kimia/toskin yang ada pada cairan pembersih rumah, seperti paraben, deterjen sulfat (SLS/SLES), alkohol, dan phthalates. Sebab ketiganya berpotensi membahayakan kesehatan Mama dan kandungan.

Baca juga: Bahaya Bahan dalam Cairan Pembersih Lantai untuk Ibu Hamil

Karena itu, sebelum memasuki fase nesting, ada baiknya Mama sudah menyediakan pembersih lantai, deterjen, disinfektan, serta sabun cuci piring yang aman, bebas toksin, bahkan food grade, seperti rangkaian Mama’s Choice Baby Hygiene Complete Protection.

Rangkaian Cairan Pembersih Khusus Bayi yang Aman dari Mama’s Choice |  Mama’s Choice Baby Hygiene Complete Protection Rp 219.000 (Hemat 38%)

Rangkaian pembersih rumah lengkap dari Mama’s Choice ini di antaranya:

  1. Floor Cleaner: cairan pembersih lantai food grade dengan antibakteri alami dari rosemary dan chamomile, bebas residu.
  2. Baby Liquid Cleanser: cairan pembersih food grade untuk membersihkan botol, dot, dan alat makan bayi, sayur serta buah.
  3. Baby Detergent: deterjen dengan kandungan alami yang aman untuk kulit Mama dan kulit bayi yang sensitif.
  4. Multi Purpose Cleanser: disinfektan tanpa alkohol yang aman untuk bayi.
Mama’s Choice Baby Liquid Cleanser

Selain aman untuk ibu hamil, produk-produk pembersih Mama’s Choice ini juga aman bagi bayi, sehingga cocok digunakan selama fase nesting Mama hingga Si Kecil lahir nanti!

Deterjen bayi Mama's Choice
Mama’s Choice Baby Detergent

Nesting adalah fase yang sangat normal dalam kehamilan. Yang terpenting, Mama sudah mengetahui tips nesting yang aman. Untuk keamanan Mama dan buah hati, serahkan pada produk-produk Mama’s Choice yang aman, halal, dan natural.

Selamat nesting, Ma!

Klik banner di bawah ini untuk mendapatkan produk-produk Mama’s Choice lainnya dengan harga spesial!

sabun cuci cairan pembersih rumah aman untuk anak dan bayi

Artikel terkait: Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi

 

Sumber:

whattoexpect.com

healthline.com

parents.com

mayoclinic.org

SHARE THIS POST

Ambar Arum

Senang belajar dan berbagi info tentang ibu, anak, dan keluarga. Sebab harta yang paling berharga adalah keluarga. Setuju kan? Semoga bermanfaat ya!

Featured Article
Card image
Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi
Learn more
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi & Cara Mengatasi Agar...
Learn more
Card image
Tips Lengkap Pumping ASI: Kenali Manfaat dan Risikonya
Learn more

Your Cart (0)

Close

Add Rp90,000 to earn shipping rebates!

Mini Cart

Your cart is empty.

Shop now