Search

Marsani Lempar Lembing (@bapak2id): Nafkah yang Sesungguhnya

Tulisan mengenai “Nafkah Lahir Batin yang Sesungguhnya” ini merupakan persembahan pak Marsani Lempar Lembing dari @bapak2ID, spesial untuk memperingati Hari Ayah Internasional 2021.

Tentang @bapak2ID dan Penulis 

Halo perkenalkan saya pak Marsani dari @bapak2ID. Sebelum memulai, saya akan menjelaskan sedikit tentang @bapak2ID. Akun ini dibuat dengan tujuan untuk membuat bapak2 se-Indonesia menjadi bapak yang excellent menurut versinya masing-masing.

Tujuan yang kami harapkan adalah agar mereka, bapak2 ‘nanggung’, bisa lebih disayang oleh orang-orang dalam hidupnya. Dan kami percaya apabila mereka menjadi versi terbaiknya, maka setidaknya kehidupan di Indonesia akan berubah menjadi lebih baik. Karena sejatinya mereka (seorang bapak) memegang peranan penting di semua lini kehidupan.

Soal Kewajiban Menafkahi Lahir Batin

“Rezeki itu sekuat kematian, ga bisa dihindari dan ga bisa dipaksakan, rezeki akan mudah didapat apabila orang terdekat kita bahagia.”

Stereotype bapak atau suami di Indonesia biasa dianggap sebagai sosok yang keluar rumah atau bekerja mencari uang yang diartikan sebagai NAFKAH.

Tapi yang kami percaya, nafkah di sini bukan semata-mata uang untuk kebutuhan hidup di rumah. Mengurus anak, memasak, rapi-rapi rumah dan selalu bersikap manis ke istri adalah nafkah juga, dan itu adalah kewajiban seorang bapak.

Jadi gini… Dulu saya pernah punya mindset sama tuh kaya bapak2 kebanyakan. Istri lagi hamil, saya tinggal mulu keluar karena waktu itu saya lagi kekurangan duit. ‘Kudu cari duit, kudu cari duit’, cuma itu di benak saya. Padahal istri saya mengharapkan saya ada di sisinya, elus-elus anak, cium-cium, bantu urusan rumah dan lain sebagainya.

Walhasil, istri saya stres dan nangis, katanya saya kurang perhatian. Saya berdalih tuh pak, “ini banting tulang kan buat cari nafkah”. Ternyata saya salah… rezeki itu sekuat kematian, ga bisa dihindari dan ga bisa dipaksakan, rezeki akan mudah didapat apabila orang terdekat kita bahagia.

Nafkah Lahir Batin Sesungguhnya Membuka Pintu Rejeki

Marsani (@bapak2id): Nafkah Lahir Batin yang SesungguhnyaMarsani (@bapak2id): Nafkah Lahir Batin yang Sesungguhnya

“Apabila nyawa saya bisa ditukar dengan sepiring nasi untuk istri saya, saya rela Yaa Allah, apapun untuk kesehatan dan kebahagian anak dan istri saya.”

Akhirnya di saat istri saya hamil lagi, saya niatin diri untuk menjadi suami yang selalu jagain beliau, nemenin dalam kondisi apapun, nurutin kemauannya. Sampai saya berserah kepada Tuhan bahwa apabila nyawa saya bisa ditukar dengan sepiring nasi untuk istri saya, saya rela Yaa Allah, apapun untuk kesehatan dan kebahagian anak dan istri saya. 

Saat itulah turning point mindset saya. Saya mengalami transendensi saat mendengar detak jantung anak saya di dalam rahim, saya jadi mengerti arti nafkah yang sesungguhnya, yaitu lahir dan juga batin.

Terbukti, setelahnya rezeki datang tak diduga-duga, dari yang sifatnya temporer sampai permanen.

Dulu waktu anak pertama jangankan untuk beli produk bagus yang diinginkan istri saya selama kehamilan dan pasca kehamilannya, untuk makan sehari- hari aja saya bingung. Tapi sekarang anak saya udah 3 dan war wer war wer… saya ga pernah hitung-hitungan untuk ngeluarin uang demi kebutuhan mereka. 

Tugas Seorang Bapak Membuat Istri Anak Aman, Sehat, dan Bahagia

Produk Mama’s Choice yang dulu cuma bisa dilihat dan dibayang-bayangin doang sama istri saya, sekarang udah segudang ada di rumah saya. Dan Alhamdulillahnya, saya dihubungi oleh pihak Mama’s Choice untuk menuliskan artikel tentang posisi suami dalam mendukung kehamilan bumil.

Jadi dengan senang hati saya memberikan testimonial saya berdasarkan pengalaman yang saya alami. Saya percaya tidak ada yang kebetulan di alam semesta, artikel ini bisa saya tulis karena waktu itu istri saya menangis di saat dia merasa saya kurang perhatian. 

Mungkin apabila dulu kehidupan saya baik-baik aja, sampai sekarang saya tidak kenal produk Mama’s Choice. Hahaha…

Sebagai closing statement dan pesan untuk semua bapak2 di Indonesia, jangan pernah salah mengartikan Nafkah. Tugas kita sebagai kepala rumah tangga dan pelindung keluarga sangat berat sekali. Saya ga bilang ini mudah, tapi kita semua bisa. Kalo saya bisa, saya yakin bapak2 lain lebih hebat dari saya. 

Dan jangan pernah takut kehabisan uang pak demi produk yang memang bisa membuat istri dan anak bapak aman, sehat, dan bahagia. Jangan membuat istri kita khawatir dengan keterbatasan kita.

Sesuai terminologinya, uang adalah alat tukar, jangan jadikan tujuan. Tujuannya adalah membahagiakan orang yang bapak sayangi.

Akhir kata, Selamat Hari Ayah Internasional untuk semua bapak-bapak hebat! Semoga tulisan ini bermanfaat.

 

Salam hangat banget,

Marsani Lempar Lembing

Artikel terkait: 7 Ide Hadiah Kehamilan yang Bisa Papa Berikan untuk Istri Hamil

Maureen

I am a happy & proud millenial mom! Senang belajar dan berbagi ❤

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now