Search

Kulit Bayi Mengelupas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Menjadi seorang ibu baru memang banyak kejutannya, Ma. Mama bisa saja mendapati kulit bayi mengelupas saat baru lahir. Kira-kira apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya ya? Tenang Ma, simak terus artikel ini untuk mendapatkan jawabannya!

Mengapa Kulit Bayi Mengelupas?

Setelah 9 bulan berada di dalam kandungan, kulit bayi yang baru lahir bisa menjadi kering dan mudah mengelupas. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, Ma. Salah satunya adalah karena lapisan lilin tebal atau vernix caseosa.

Vernix caseosa memiliki fungsi untuk melindungi kulit bayi dari air ketuban dan mulai terbentuk pada minggu ke-20 kehamilan. Selain itu, pengelupasan kulit juga dapat dipengaruhi oleh seberapa lama bayi berada di dalam kandungan.

kulit bayi mengelupas

Tingkat pengelupasan kulit bayi sebenarnya bervariasi sesuai dengan usia kehamilan bayi saat lahir. Bayi yang lahir prematur atau sebelum 40 minggu cenderung memiliki lebih sedikit peluang mengalami pengelupasan kulit jika dibandingkan dengan bayi yang lahir setelah 40 minggu.

Bayi yang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rahim cenderung memiliki lebih sedikit vernix saat lahir. Hal ini menyebabkan kulit mereka lebih banyak terpapar cairan ketuban dan dapat meningkatan pengelupasan kulit.

Faktor lain yang dapat menyebabkan pengelupasan kulit pada bayi adalah beberapa penyakit kulit seperti psoriasis, ichthyosis, serta dermatitis atopik atau jenis eksim lainnya. Untuk memastikan hal ini, Mama dapat berkonsultasi langsung dengan dokter, ya.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Kulit Bayi Kering, Boleh Pakai Lotion?

Cara Mengatasi Kulit Bayi Mengelupas

Pengelupasan kulit pada bayi biasanya terjadi selama beberapa minggu setelah bayi lahir. Namun untuk bayi dengan kulit sensitif, hal ini bisa terjadi lebih lama. Mama tidak perlu khawatir, berikut beberapa cara mengatasi kulit bayi mengelupas yang bisa Mama lakukan.

1. Mengurangi paparan udara dingin

Udara dingin seringkali membuat kulit Si Kecil menjadi kering. Hal ini dapat menyebabkan retakan pada kulit dan menimbulkan pengelupasan. Mama dapat mencegah hal ini dengan menjaga Si Kecil dari paparan udara dingin dan memberikannya selimut atau baju yang hangat.

2. Membatasi waktu mandi bayi

kulit bayi mengelupas

Tahukah Mama? Waktu mandi Si Kecil yang terlalu lama ternyata dapat berdampak buruk pada kulitnya lho. Saat terlalu lama berada di dalam air, kulit bayi bisa kehilangan minyak alami, sehingga lebih rentan terkelupas. Untuk itu, Mama perlu membatasi waktu mandi maksimal 10 menit dan menghindari penggunaan sabun yang tidak cocok untuk bayi.

3. Menggunakan air hangat saat mandi

Saat memandikan Si Kecil, sebaiknya gunakan aiir suam-suam kuku atau air dengan temperatur hangat. Jangan gunakan air yang terlalu panas ya Ma, karena suhu panas juga dapat mengeringkan kulit bayi.

4. Menjaga bayi tetap terhidrasi

Cara lain untuk mencegah kulit mengelupas pada bayi baru lahir adalah dengan memastikan mereka tidak mengalami dehidrasi. Mama dapat memberikan ASI atau susu formula yang cukup untuk menghidrasi bayi hingga usia 6 bulan.

5. Memilih pakaian yang tepat

Mama sebaiknya menyiapkan pakaian dengan bahan lembut dan longgar untuk Si Kecil. Pakaian yang ketat dengan bahan yang kasar dapat membuat kulit Si Kecil menjadi mudah terkelupas karena adanya tekanan. Selain itu, dengan pakaian yang lembut dan longgar Si Kecil akan lebih merasa nyaman dan lebih leluasa bergerak.

6. Melembabkan kulit bayi

Untuk melembapkan kulit bayi, Mama dapat membeli pelembab dan krim wajah bayi yang cocok untuk kulit sensitif Si Kecil. Pilihlah krim wajah atau krim ruam khusus bayi yang mengandung bahan alami dan telah teruji baik hypoallergenic maupun dermatologically tested. 

7. Menghindari bahan kimia

Kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif, Ma. Sebaiknya hindari sabun, pelembab, dan krim bayi yang mengandung bahan kimia berbahaya. Pilihlah produk perawatan bayi dengan kandungan bahan alami tanpa zat toksin yang dapat membahayakan kulit sensitif bayi.

Baca juga: Tips Memilih Pelembab & Krim Wajah untuk Bayi dengan Kulit Kering

Krim Wajah dan Krim Ruam untuk Kulit Bayi Mengelupas

Tindakan preventif maupun pengobatan pada kulit bayi yang mengelupas dapat Mama lakukan dengan memberikan krim wajah atau krim ruam pada Si Kecil. 

Namun, Mama tidak perlu worry dalam memilih krim bayi yang aman untuk kulit sensitif bayi. Kini telah hadir Mama’s Choice Baby Daily Nourishing Face Cream dan Mama’s Choice Baby Rash Cream!

kulit bayi mengelupas

Dengan Baby Daily Nourishing Face Cream Mama dapat menutrisi, melembabkan kulit kering, serta melembapkan wajah Si Kecil dengan 4 bahan alami yaitu sunflower, aloe vera, sweet almond dan ceramide.

Mama's Choice Baby Daily Nourishing Face Cream
Diskon 25% untuk Baby Daily Nourishing Face Cream! | Rp 119.000 Rp 89.000

“Teruji efektif membantu mengatasi kulit kering, alergi dan ruam pada wajah pada 9 dari 10 bayi – Mama’s Choice Efficacy Test, 2022”

Selain itu, untuk area popok Si Kecil yang rawan mengalami ruam hingga kulit mengelupas, Mama dapat memberikan Baby Rash Cream. Diperkaya dengan bahan alami seperti centella asiatica, rosemary extract, dan sweek almond, Mama dapat menjaga kelembapan kulit bayi dari ruam popok serta biang keringat.

baby rash cream Mama's Choice salep ruam popok
Diskon 31% untuk Baby Rash Cream! | Rp 129.000 Rp 89.000

Kedua krim pelembab bayi ini telah teruji aman, hypoallergenic, dan dermatologically tested lho, Ma! Kandungan bahan alami pada krim pelembab dari Mama’s Choice pun 100% bebas bahan toksin seperti paraben, alkohol, dan ammonia. Sehingga Si Kecil bisa bermain dengan nyaman, Mama pun lebih tenang.

Itulah penyebab kulit bayi mengelupas dan cara mengatasinya. Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Ma!

Klik banner di bawah ini untuk cek dan belanja produk perawatan bayi yang berkualitas dengan harga spesial!

Mama's Choice Baby Hair and Body Wash, sampo bayi

Artikel terkait: Kenali Jenis-Jenis Ruam pada Bayi & Cara Mengatasi

Sumber:

Americanpregnancy.org

Healthline.com
Medicalnewstoday.com

 

Annisa Nur Fitriani

Seorang perempuan yang menyukai beragam proses belajar, mulai dari mendengar, mengamati, dan menulis. Baginya, semua tempat adalah sekolah, dan semua Mama adalah guru yang berharga.

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now