Kicks Counter Wristband: Bantu Tekan Angka Kematian Bayi dalam Kandungan

Angka kasus stillbirth (lahir mati), di Indonesia masih tergolong cukup tinggi lho, Ma. Selain karena faktor genetik, kurangnya informasi dan pengetahuan juga jadi salah satu alasan. Lantas, apa penyebab lain dan bagaimana cara mencegah stillbirth?

Kicks Counter Wristband, Teman Mama Hitung Tendangan Bayi

Salah satu di antara berbagai cara untuk menghindari stillbirth adalah dengan menghitung tendangan bayi menggunakan alat bantu – agar Mama mendapatkan hitungan yang valid. Untuk itulah Mama’s Choice menciptakan Kicks Counter Wristband

Inovasi baru dari Mama’s Choice ini adalah sebuah aksesoris yang mudah untuk dipakai selama masa kehamilan. Dibungkus dengan kemasan yang unik, Kicks Counter Wristband juga bisa jadi kado untuk orang tersayang yang sedang dalam kondisi mengandung.

Produk Kicks Counter Wristband lahir untuk sebagai upaya menurunkan tingkat kematian bayi dalam kandungan. Produk ini merupakan aksesoris esensial yang dibutuhkan Mama untuk menghitung tendangan bayi dan merupakan langkah bijak guna memantau perkembangan janin selama masa kehamilan.

Beberapa keunggulan Kicks Counter Wristband dari Mama’s Choice adalah sebagai berikut:

  1. Bertujuan menghitung tendangan bayi dalam masa trimester ketiga kandungan
  2. Dibuat dengan bahan silikon yang nyaman untuk kulit
  3. Memiliki tolok ukur berupa angka dari 1-12 untuk menghitung tendangan bayi per harinya
  4. Didesain dengan warna pink menyala yang membuat Mama terlihat lebih feminin
  5. Selesai masa kehamilan, wristband ini bisa digunakan untuk menghitung periode menyusui dan waktu tidur si bayi

Jadikan Aktivitas Menghitung Tendangan Bayi Menjadi Kebiasaan Rutin Mama

  1. Saat usia kandungan Mama menginjak 26 minggu, bayi yang berada di dalam perut akan mulai bergerak.
  2. Gunakan Mama’s Choice Kicks Counter Silicone Wristband pada pergelangan tangan Mama – Hitung tiap gerakan sebagai satu tendangan.
  3. Geser slider ke angka berikutnya tiap kali Mama merasakan tendangan.
  4. Setelah beberapa hari, Mama akan menyadari pola tendangannya.
  5. Jika Mama merasakan perubahan pola, segera konsultasikan dengan dokter obgyn masing-masing.

Setelah tahu, satu dari sekian cara menekan angka stillbirth, kita masuk ke pembahasan seputar stillbirth.

Fakta Seputar Stillbirth

Kematian bayi dalam kandungan - Mama's Choice

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), stillbirth adalah kondisi kematian bayi dalam kandungan tanpa tanda-tanda kehidupan pada usia kehamilan 28 minggu atau lebih. Dikutip dari data yang dirangkum WHO, pada tahun 2015, terdapat 2,6 juta kasus stillbirth yang terjadi secara global dengan lebih dari 7.178 kasus kematian per harinya.

Terungkap cerita dari salah satu teman Tim Mama’s Choice, Mama Dita perempuan berusia 32 tahun kehilangan anak pertamanya dalam kandungan pada tahun 2015 silam, tepatnya pada periode trimester ketiga kehamilannya. Memang, pada masa kandungannya itu, Mama Dita seringkali mengalami perdarahan yang hebat hingga akhirnya ia harus merelakan bayi yang dinanti-nantikannya tersebut meninggal dalam kandungan.

Namun, Mama Dita sudah berhasil melahirkan anak keduanya dengan selamat setahun yang lalu. Mama Dita belajar untuk mencegah kematian bayi dalam kandungan. Ada banyak hal yang perlu dihindari dan juga dilakukan. Masa penantiannya akhirnya terbayar dengan kelahiran putri kecilnya yang bernama Taradia pada tahun 2019 silam.

Penyebab Stillbirth

Kematian bayi dalam kandungan bisa terjadi pada siapapun tidak terkecuali dari golongan usia, latar belakang ekonomi ataupun kelompok sosial. Namun, kasus kematian bayi yang meninggal dalam kandungan atau stillbirth memang umum terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Hingga saat ini, tidak ada yang tahu pasti apa penyebab stillbirth. Namun, Healthline menyimpulkan ada beberapa penyebab kematian bayi di dalam kandungan, di antaranya:

1. Komplikasi

Komplikasi merupakan penyebab umum terjadinya stillbirth seperti di antaranya kondisi hamil anak kembar, pernah mengalami kecelakaan dan cedera selama masa kehamilan hingga diperkirakan bayi akan lahir prematur pada periode sebelum minggu ke 24 masa kehamilan.

2. Perdarahan parah

Masalah umum yang biasa dihadapi ibu yang menghadapi stillbirth adalah pernah mengalami perdarahan yang hebat. Alasan tersebut umumnya karena aliran darah yang buruk, inflamasi, dan infeksi pada plasenta sebelum masa kelahiran.

3. Bayi cacat

Penelitian menyebutkan, setidaknya satu di antara sepuluh ibu yang mengalami stillbirth sebenarnya mengandung anak yang cacat diakibatkan oleh kondisi genetik hingga keterbatasan pada pertumbuhan janin. Cacat dalam kondisi serius kemungkinan besar membuat bayi tidak dapat bertahan selama masa kandungan.

4. Masalah kesehatan ibu

Masalah penyakit bawaan ibu juga seringkali menjadi penyebab kematian bayi dalam kandungan terutama di trimester terakhir kehamilannya. Karenanya, Mama dengan riwayat penyakit diabetes, lupus, obesitas dan gangguan tiroid diharapkan untuk lebih banyak berkonsultasi dengan dokter selama masa kehamilan, ya.

Cara Mencegah Stillbirth

Kematian bayi dalam kandungan - Mama's Choice

Sebenarnya, bukan tidak mungkin untuk menghindari kematian bayi dalam kandungan. Namun, memang beberapa faktor bisa meningkatkan risiko kematian bayi dalam kandungan. Menurut United Kingdom National Health Service (NHS) ada beberapa hal penting yang dapat menurunkan risikonya, di antaranya:

1. Jangan lewatkan pemeriksaan kandungan

Penting untuk selalu memeriksakan pertumbuhan bayi selama masa kandungan pada ahlinya sehingga Mama disarankan untuk tidak melewatkan berbagai tes dan konsultasi yang memang perlu untuk mengidentifikasi berbagai masalah potensial yang mungkin terjadi dalam periode waktu tertentu.

2. Makan makanan sehat dan tetap aktif

Penting untuk ibu hamil mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan, dan menghindari makanan instan dan junk food. Oh ya, Mama juga tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi alkohol dan merokok selama masa kehamilan karena bisa berbahaya bagi pertumbuhan janin, ya. 

Jauhi juga beberapa makanan yang berisiko menyebabkan imun Mama menurun seperti keju, susu yang tidak dipasteurisasi, dan daging yang kurang matang. Di sisi lain, Ibu hamil juga disarankan untuk tetap berolahraga dengan intensitas ringan.

3. Tidur dengan posisi miring

Penelitian menunjukkan bahwa tidur dengan posisi telentang setelah minggu ke-28 kehamilan bisa meningkatkan risiko kematian bayi dalam kandungan hingga dua kali lipat. Hal ini dipicu oleh aliran darah dan oksigen kepada bayi dalam kandungan yang tidak lancar. Sehingga, opsi yang paling aman yang bisa diambil adalah dengan tidur dengan posisi samping.

Solusi Setelah Mendapati Kondisi Stillbirth

Pertama, setelah Mama tahu kondisi yang tidak nyaman seperti ini, biarkanlah perasaan Mama mengambil alih terlebih dahulu. Mendapati bayi yang dinantikan ternyata tak bisa lahir dan menghirup udara di dunia ini memang sebuah pukulan telak bagi banyak ibu. Karenanya, Mama diharapkan untuk bisa ikhlas dan belajar merelakan beberapa waktu setelahnya.

Mama bisa mempelajari lebih lanjut penyebab mengapa bayi yang ada di dalam kandungan tidak bertumbuh normal dari berbagai perspektif medis. Setelah menyimpulkannya, jangan lupa berjuang kembali untuk mendapatkan momongan seperti yang dilakukan Mama Dita. Karena, sesungguhnya bukan tidak mungkin untuk kembali mengandung dan mendapati anak tumbuh sehat selama masa kandungan.

Jadi tunggu apalagi Mama? Yuk, beli produk Kicks Counter Wristband dari Mama’s Choice untuk membantu Mama mendapatkan ketenangan hati selama masa kehamilan!

SHARE THIS POST

anita

anita

Biasa dipanggil Thatha, senang menulis sejak SMP. Ibu dari satu orang anak laki-laki. Pencinta travelling, kopi, fotografi, dan tanaman hias. "Put your own oxygen mask on first so you have enough air to breathe and energy for yourself before you can assist and give to others.” –NN , adalah prinsip hidupnya menjalani peran sebagai ibu, istri, penulis dan pribadi seutuhnya.

Featured Article
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Jangan Panik Saat Bayi Rewel Tumbuh Gigi, Lakukan 3...
Learn more
Card image
Pumping ASI? Kenali Risiko dan Manfaatnya, Yuk, Ma!
Learn more
Card image
Normalkah Jika Janin Terlalu Aktif Bergerak? Simak...
Learn more
Mama's Choice

Item has been added
to your cart.

Checkout