5 ASI Booster Alami Terbaik untuk ASI Melimpah

Si Kecil menyusu seperti tidak kenyang-kenyang. Saat pumping pun, ASI Mama sekadar membasahi pantat botol. Pada situasi seperti ini, yang Mama butuhkan adalah ASI booster. Nah, apa saja makanan yang bisa menjadi ASI booster alami?

Daftar ASI Booster Alami

ASI booster atau galactagogue adalah makanan atau obat-obatan yang meningkatkan kuantitas maupun kualitas ASI. ASI booster alami maksudnya adalah ASI booster non obat-obatan ya, Ma.

Ada beberapa makanan yang terkenal dapat mendorong produksi ASI. Namun, efek kebanyakan galactagogue terhadap suplai ASI sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Sebab, beberapa penelitian memiliki ukuran sampel yang kecil.

Lagi pula, karena tidak ada aturan terkait ASI booster alami, bisa saja ASI booster tersebut memiliki efek samping atau berdampak negatif jika Mama konsumsi bersama obat-obatan tertentu. Bagaimanapun juga, tak ada salahnya mencoba jika dokter Mama memperbolehkan.

Berikut Daftar 5 ASI Booster Alami yang Efeknya Sudah Teruji

1. Fenugreek

ASI booster alami - Mama's Choice

Biji-bijian yang sering terdapat dalam masakan India ini terkenal sebagai ASI booster. Makanan ini mengandung senyawa mirip estrogen yang terkenal dapat meningkatkan aliran ASI.

Fenugreek juga bisa memengaruhi kadar gula darah seperti beberapa obat untuk meningkatkan kadar prolaktin (hormon yang berkaitan dengan produksi ASI). Sebuah studi kecil menemukan bahwa Mama yang minum teh fenugreek tiga kali sehari menghasilkan ASI jauh lebih banyak daripada yang tidak meminumnya.

Namun, Mama yang mengidap asma, diabetes tipe 1 atau 2, penyakit jantung, serta alergi kacang-kacangan sebaiknya berhati-hati mengonsumsi fenugreek. Konsumsi fenugreek pada ibu juga berisiko membuat perut Si Kecil lebih bergas.

2. Fennel

ASI booster alami - Mama's Choice

Fennel atau adas adalah sayuran berwarna putih dengan rasa manis seperti licorice, berbentuk membulat di bawahnya dan memiliki beberapa tangkai berdaun hijau. “Buah” maupun bijinya mengandung fitoestrogen yang telah lama dipercaya membantu produksi ASI.

Beberapa studi kecil mengaitkan konsumsi biji fennel dengan penambahan volume dan kandungan lemak ASI serta berat badan bayi. Namun, penelitian berskala besarnya belum ada.

3. Oatmeal

ASI booster alami - Mama's Choice

Oatmeal adalah sumber zat besi, sedangkan rendahnya mineral bisa menghambat pasokan ASI. Di dalam setengah cup oat terdapat 2 mg zat besi atau 20% dari kebutuhan harian ibu menyusui. Selain itu, oat memiliki konsentrasi beta-glukan yang lebih tinggi dibanding makanan lain.

Memang belum ada studi yang menunjukkan hubungan bahwa konsumsi oat membantu produksi ASI. Namun, industri susu sapi biasa meningkatkan produksi susu dengan menambahkan serat seperti oat ke dalam pakan sapi. Serat membantu menstabilkan gula darah dan baik untuk kesehatan pencernaan.

4. Daun Katuk

Daun yang sering dimasak menjadi sayur bening ini sudah dibuktikan oleh beberapa penelitian kecil memang dapat meningkatkan produksi ASI. Ekstrak daun katuk bisa meningkatkan produksi ASI sebesar 50,7% lebih banyak daripada ibu menyusui yang tidak mengonsumsi ekstrak daun katuk.

5. Barley

ASI booster alami - Mama's Choice

Barley sejenis biji-bijian, mengandung pati, serat pangan seperti beta-glukan, serta enzim diastase. Beberapa penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa polisakarida dalam barley bisa meningkatkan serum prolaktin. Menurut database LactMed, barley aman Mama konsumsi selama menyusui, kecuali pada orang yang mengalami penyakit celiac.

Sekali lagi, efektivitas galactagogue sebenarnya belum terbukti secara pasti. Namun, beberapa orang memberi testimoni bahwa ASI booster tertentu memang cocok untuk mereka. Selain makanan yang disebut di atas, kacang hijau, almond, bahkan pepaya dan bawang putih juga diyakini dapat mendorong suplai ASI.

Sebenarnya, makanan bergizi apapun yang Mama suka adalah ASI booster, lho. Sebab, makanan tersebut bisa membuat Mama bahagia, yang kemudian berefek positif pada aliran ASI. Tak hanya mengonsumsi ASI booster, Mama juga bisa memperlancar ASI dengan melakukan hal-hal ini:

  1. Minum air putih yang cukup
  2. Hindari stres dan sedih
  3. Sering pumping, atau;
  4. Menyusui setiap 2-3 jam sekali atau jika payudara mulai kencang
  5. Minta Papa melakukan pijat oksitoksin
  6. Jaga puting payudara tetap lembap agar Mama tidak trauma menyusui dengan rutin mengoleskan Intensive Nipple Cream.

Semangat meningkatkan pasokan ASI, Ma!

SHARE THIS POST

anita

anita

Biasa dipanggil Thatha, senang menulis sejak SMP. Ibu dari satu orang anak laki-laki. Pencinta travelling, kopi, fotografi, dan tanaman hias. "Put your own oxygen mask on first so you have enough air to breathe and energy for yourself before you can assist and give to others.” –NN , adalah prinsip hidupnya menjalani peran sebagai ibu, istri, penulis dan pribadi seutuhnya.

Featured Article
Card image
Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi
Learn more
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Jangan Panik Saat Bayi Rewel Tumbuh Gigi, Lakukan 3...
Learn more
Card image
Harus Pumping ASI? Kenali Manfaat dan Risikonya
Learn more
Mama's Choice

Item has been added
to your cart.

Checkout