Search

5 Cara Menggendong Bayi Baru Lahir yang Salah & Berbahaya

Sebagai orang tua baru, Mama dan Papa perlu tahu cara menggendong bayi baru lahir yang benar dan salah. Sebab tubuh dan tulang bayi yang baru lahir masih rentan, sehingga perlu ekstra hati-hati dalam menggendong.

Menggendong dan mendekap bayi merupakan cara mudah untuk bonding atau meningkatkan ikatan emosional antara orang tua dan anak. Pada awalnya, Mama dan Papa yang baru pertama kali punya anak mungkin akan merasa kagok. Tapi tenang, sebelum Si Kecil lahir, Mama dan Papa bisa berlatih terlebih dahulu!

5 Cara Menggendong Bayi yang Salah

Karena otot tubuh serta tengkorak bayi belum terlalu keras, Mama dan Papa perlu berhati-hati. Cara menggendong bayi yang salah dapat membuat Si Kecil merasa tidak nyaman, bahkan mempengaruhi pertumbuhannya. 

Untuk itu, Mama dan Papa harus menghindari cara menggendong bayi baru lahir yang tidak benar seperti ini:

1. Mengangkat bayi pada ketiak

Kebanyakan orang tua mencoba mengangkat anak dengan meletakkan tangan di bawah ketiak bayi. Hal ini tidak benar, Ma. Bayi yang baru lahir belum memiliki kekuatan untuk menopang kepalanya sendiri, sehingga leher dan kepala anak perlu dijaga saat hendak menggendong. 

Ditakutkan, kepala bayi dapat jatuh ke posisi dan arah yang salah sehingga menyebabkan sakit pada leher. Bayi baru bisa mulai menahan kepalanya sendiri saat berusia 4-6 bulan.

Mama bisa mengganti cara mengangkat bayi ini dengan meletakkan satu tangan di punggung hingga bokong bayi, dan tangan lainnya pada leher dan kepala bayi. Angkat bayi dengan perlahan, lalu gendong dengan cara yang benar seperti yang akan dijelaskan pada poin selanjutnya.

2. Menggendong di depan dada

Saat menggendong bayi berhadapan pada dada, jangan arahkan kepala bayi langsung ke badan ya, Ma. Karena jika posisi kepala bayi langsung di depan dada Mama, ia akan sulit bernapas. Selain itu, hidung dan mulut bayi dapat tertutup oleh pakaian yang Mama pakai. Sebaiknya letakkan leher bayi sejajar dengan bahu Mama, agar ada ruang untuk bayi bernapas.

3. Menggendong bayi menyamping

Saat menggendong bayi dengan posisi menyamping, jangan menyandarkannya pada satu lengan. Mungkin Mama atau Papa merasa kuat untuk melakukan hal ini, tetapi posisi lengan yang tidak menyangga leher dan kepala dapat berisiko bagi Si Kecil.

Saat menggendong bayi dengan posisi menyamping, letakkan bagian leher hingga kepala anak sejajar dengan otot lengan atau bisep Mama dan Papa. Posisi ini akan menjaga leher dan kepala bayi. Mama dan Papa perlu memastikan kembali posisi tersebut saat mengganti tangan untuk menggendong bayi baru lahir. 

4. Tidak menyangga punggung bayi

Posisi yang salah ini kerap digunakan saat menjemur bayi, dengan hanya menyangga kepala dan bokong bayi. Selain sangat riskan karena dapat membuat bayi terjatuh, posisi ini membuat tulang belakang bayi yang masih rentan terpaksa menopang berat badannya lebih banyak.

Sebaiknya Mama menyangga Si Kecil menggunakan seluruh lengan, mulai dari telapak tangan hingga bagian siku atau lebih. Penggunaan lengan ini dapat menyangga kepala hingga punggung bayi. Mama bisa menggunakan telapak tangan satunya untuk menopang bokong bayi.

5. Salah memilih gendongan/baby carrier

Selain menggendong secara langsung, Mama dan Papa biasanya menggunakan gendongan atau baby carrier untuk membantu menopang bayi. Keuntungannya, gendongan bisa membuat tangan Mama leluasa melakukan aktivitas lainnya, serta praktis untuk dipakai saat jalan-jalan.

Masalahnya, banyak yang belum tahu bahwa memilih gendongan yang salah dapat membahayakan pertumbuhan bayi, bahkan dapat mengakibatkan dislokasi pinggul. Kok bisa?

Rupanya, gendongan yang baik harus bisa menyangga paha dan mengangkat posisi lutut bayi lebih tinggi membentuk M-Shape. Jika tidak berhasil membuat posisi M-Shape, kaki bayi akan menggantung dan memaksa tulang belakangnya untuk tegak. Padahal bayi baru lahir memiliki tulang belakang melengkung yang belum mampu menopang tubuhnya hingga usia 1 tahun.

cara menggendong bayi baru lahir yang salah

Karena itu, Mama sebaiknya memilih carrier yang menopang posisi M-Shape, seperti Mama’s Choice Comfy Baby Carrier Geos

Gendongan kaos 2in1 ini dapat digunakan untuk bayi dalam posisi tidur atau duduk. Mama’s Choice Comfy Baby Carrier juga terbuat dari bahan yang kuat dan nyaman, bisa menahan berat bayi hingga 15 kg, serta dilengkapi saku untuk meletakkan empeng atau botol bayi.

Jual Geos gendongan kaos Baby Carrier 2in1 dengan Kantong
Mama’c Choice Comfy Baby Carrier Rp 149.000 (Hemat 25%)

Mama's Choice Hair and Body Wash, sampo bayi tidak perih di mata

Saat menggunakannya, Mama perlu melebarkan sisi carrier yang menopang bokong hingga paha supaya membuka kedua paha bayi. Arahkan juga kepala bayi ke sisi kanan atau kiri untuk memudahkannya bernapas ya Ma!

Nah, sekarang Mama dan Papa sudah tahu kan cara menggendong bayi yang salah? Yuk latihan sebelum Si Kecil lahir! Dan jangan lupa untuk menyiapkan berbagai kebutuhan bayi seperti perlengkapan mandinya, baju, stroller, hingga carrier.

Temukan semua kebutuhan bayi berkualitas dengan harga terjangkau di website Mama’s Choice. Klik banner untuk mendapatkan penawaran spesialnya!

Mama's Choice

Sumber:

brightside.me

Maureen

I am a happy & proud millenial mom! Senang belajar dan berbagi ❤

COMMENTS

0 Comments
Leave a comment

Keranjang Anda (0)

Close

Belanja Rp90,000 lagi untuk dapat free ongkir!

Mini Cart

Keranjang belanja Anda kosong.

Shop now