Search

Cara Membedong Bayi Baru Lahir yang Benar dengan Gambar

Sejak dulu kala, bayi baru lahir selalu dibedong. Praktik ini pun masih dilakukan sampai sekarang. Supaya Si Kecil bisa merasa nyaman, Mama perlu tahu cara membedong bayi baru lahir yang benar. Yuk ikuti tipsnya di artikel ini.

Tidak hanya sekedar membungkus bayi dengan selimut halus, ternyata membedong bayi baru lahir bisa membuatnya merasa nyaman sehingga mudah tertidur lho.

“Jika dilakukan dengan benar, membedong bayi dapat menjadi teknik yang efektif untuk membantu menenangkan bayi dan meningkatkan kualitas tidurnya.” – The American Academy of Pediatrics.

Mengapa demikian? Bayi baru lahir bisa dibilang sedang mengalami transisi setelah keluar dari rahim ke dunia luar. Karena itu, membedong bayi membuatnya merasa hangat dan aman seperti saat di dalam kandungan Mama.

Manfaat Membedong Bayi

Cara Membedong Bayi Baru Lahir yang Benar dengan Gambar

1. Seperti dipeluk

Selain terasa seperti saat dalam kandungan, kehangatan yang didapat saat dibedong juga membuat bayi nyaman seperti ketika dipeluk Mama atau Papa. Sentuhan pelukan terbukti memiliki efek neuorologis yang memicu respons menenangkan diri, menstabilkan detak jantung dan menurunkan kadar kortisol. Membedong bayi juga memberikan efek yang serupa sehingga bayi merasa nyaman.

2. Tidur lebih cepat dan lebih nyenyak

Saking nyamannya dibedong, bayi baru lahir akan dapat tidur nyenyak dalam waktu lama. Selain baik untuk bayi, ini juga baik untuk Mama supaya dapat beristirahat lebih tenang.

3. Membantu meringankan kolik

Ketika bayi sedang menangis rewel karena kolik, Mama bisa coba untuk membedongnya. Membedong memberikan tekanan ringan pada perut bayi sebagai terapi untuk menangkan bayi yang kolik.

4. Mencegah SIDS

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang ditidurkan dengan posisi tengkurap akan berisiko tinggi mengalami sudden infant death syndrome (SIDS), terutama pada bayi di bawah satu tahun. Sementara itu, The American Association of Pediatrics melaporkan bahwa bedong dapat membantu mempertahankan posisi terlentang selama  bayi tidur.

Baca juga: 11 Cara Perawatan Bayi yang Perlu Dikuasai Orang Tua

Cara Membedong Bayi Baru Lahir yang Benar

Untuk bisa mendapatkan manfaat maksimal dari membedong, Mama perlu tahu cara membedong bayi baru lahir yang benar. Yuk ikuti langkah-langkah berikut ini.

Cara Membedong Bayi Baru Lahir yang Benar dengan Gambar

  1. Tekuk sedikit kain bagian atas lalu letakkan bayi dalam posisi telentang di atas kain bedong seperti pada gambar.
  2. Lipat kain sebelah kiri hingga menutupi tubuh bayi, selipkan ujung kain ke pinggang kanan bayi. Jangan terlalu ketat, pastikan ada sedikit ruang untuk bayi bergerak.
  3. Tekuk kain bagian bawah ke bahu kiri bayi.
  4. Lipat sisa kain sebelah kiri ke kanan.
  5. Kaitkan ujung kain agar tidak mudah lepas.

Tips: Sebelum membedong bayi, Mama bisa mengoleskan Mama’s Choice Calming Tummy Oil di badan bayi.

Berbeda dari minyak telon pada umumnya, Mama’s Choice Calming Tummy Oil mengandung kombinasi 3 bahan alami yaitu Nutmeg oil, Lavender oil dan Chamomile oil yang teruji klinis dapat meredakan gangguan pencernaan sekaligus memberikan efek relaksasi sehingga bayi bisa tidur lebih nyenyak.

Cukup oleskan pada dada, perut dan telapak kaki setiap habis mandi atau kapan pun diperlukan.

minyak bayi
Mama’s Choice Calming Tummy Oil Rp 79.000 (Hemat 34%)

Mama’s Choice Calming Tummy Oil aman digunakan untuk bayi baru lahir dengan kulit sensitif, sebab tidak mengandung parfum, paraben, mineral oil, dan minyak cajuputi yang bisa menyebabkan iritasi dan masalah pernapasan pada bayi.

Baca juga: Bahaya Menghirup Minyak Kayu Putih Pada Bayi

Hindari Kesalahan Membedong Bayi yang Sering Dilakukan

Membedong bayi terlihat mudah, namun hati-hati ya Ma. Jangan sampai Mama melakukan beberapa kelalaian yang bisa berbahaya.

  1. Jangan terlalu kencang, tapi jangan pula terlalu longgar. Pastikan ada celah 2-3 jari di antara kain bedong dan dada bayi. Longgarkan juga bagian kaki supaya ia nyaman bergerak.
  2. Jangan gunakan pakaian berlapis dan selimut yang tebal karena itu bisa membuat bayi kepanasan dan tidak nyaman.
  3. Jangan lagi membedong bayi ketika ia sudah bisa berguling. Ini bisa berbahaya sebab bayi berpotensi berguling saat tidur, kemudian ia akan sulit kembali ke posisi telentang karena tubuhnya dibedong.

Sekarang sudah tahu kan bagaimana cara membedong bayi baru lahir yang benar? Selamat membedong ya, Ma. Kalau bayi sudah tidur nyenyak, Mama bisa me time deh.

Dapatkan produk perawatan bayi lainnya yang Aman, Halal, dan Natural dari Mama’s Choice dengan harga spesial di sini!

Artikel terkait: Kapan Waktu yang Tepat untuk Memandikan Bayi Baru Lahir?

 

Sumber:

nct.org.uk

healthychildren.org

babyktan.com

SHARE THIS POST

Ambar Arum

Ambar Arum

Senang belajar dan berbagi info tentang ibu, anak, dan keluarga. Sebab harta yang paling berharga adalah keluarga. Setuju kan? Semoga bermanfaat ya!

Featured Article
Card image
Syarat Pembersih Rumah yang Aman untuk Bayi
Learn more
Card image
Masalah Memberikan ASI: Bagaimanapun Cara Menyusuinya,...
Learn more
Card image
Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi & Cara Mengatasi Agar...
Learn more
Card image
Tips Lengkap Pumping ASI: Kenali Manfaat dan Risikonya
Learn more

Your Cart (0)

Close

Add Rp90,000 to earn shipping rebates!

Your cart is empty.

Shop now